Jumat, 28 November 2025 – Sebagai upaya meningkatkan wawasan mahasiswa di bidang arsitektur praktis, Program Studi Sarjana Arsitektur Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kuliah tamu Archilecture bertajuk “Interactive Workshop: Ideation-Conception-Creation”. Acara ini menghadirkan arsitek asal Malaysia, Ar. IDr. Qhawarizmi Norhisham (PRBr.), yang merupakan Founder dan Principal Architect Qhawarizmi Architect sekaligus Deputy Chairman Arcasia Committee on Young Architects (ACYA).
Sesi diawali dengan pembukaan dan pembacaan profil pembicara oleh perwakilan Program Studi Sarjana sekaligus moderator, Odilia Renaningtyas Manifesty, S.T., MA(UD)., Ph.D. Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan utama oleh Ar. IDr. Qhawarizmi Norhisham (PRBr.). Beliau mengawali kuliah dengan memperkenalkan biro Qhawarizmi Architect yang didirikannya bersama sang istri, lalu masuk ke pembahasan mengenai cara arsitek menarasikan gagasan kepada klien agar menghasilkan desain solutif atas isu yang ada.
Dalam sesi ini, para peserta diajak berbagi pengalaman mengenai proyek studio yang sedang mereka jalani, termasuk kendala yang muncul serta upaya pencarian solusi dalam bentuk karya arsitektur. Sesuai dengan judulnya, Qhawarizmi menghidupkan suasana perkuliahan melalui sesi diskusi interaktif dan brainstorming langsung menggunakan papan tulis.
Pada sesi berikutnya, mahasiswa diajak berpikir kritis dan kreatif dalam mengonseptualisasi gagasan serta teknik penyampaian yang efektif kepada klien (atau dosen dalam konteks akademik). Qhawarizmi menggunakan berbagai analogi menarik seperti Iron Man, The Sims, hingga Wipe Out agar materi lebih mudah dipahami. Selain itu, peserta juga diajarkan pembuatan matriks untuk memetakan karakter suatu karya arsitektur.
Kuliah tamu ini ditutup dengan sesi tanya jawab, pemberian kenang-kenangan, dan foto bersama. Kolaborasi internasional yang rutin dilakukan melalui kuliah tamu ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, serta Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui perkuatan jejaring global akademisi dan praktisi.

Berita oleh Nisrina Amalia Paramanindya.